ANTROPOLOGI BUDAYA (2) : NILAI DALAM KEBUDAYAAN

Budaya dalam arti luas dianggap sebagai pengetahuan dan nilai nilai yang diturunkan dari generasi ke generasi dalam sebuah kelompok sosial (Coleman, 2005). Pemahaman nilainilai sebagai unsur dan hakikat kebudayaan sangat penting dalam mempelajari antropologi budaya. Pengetahuan dan perasaan adalah sama pentingnya dalam kehidupan individual dan masyarakat. ……dunia tanpa kesukaan dan kemesraan adalah dunia tanpa nilai (Bertrand Russell dikutip Jujun Suriasumantri). Baca lebih lanjut

ANTROPOLOGI BUDAYA (1)

Kata kebudayaan sering kita jumpai dalam pembicaraan sehari-hari. Orang yang tidak sopan dianggap tidak berbudaya. Candi Borobudur dianggap hasil kebudayaan bangsa Indonesia yang tinggi. Kedua contoh tersebut menunjukkan bahwa manusia menghasilkan atau membentuk budaya. Sepintas dapat diketahui bahwa kata budaya atau kebudayaan tidak terlepas dari manusia sebagai aktornya. Bahasan ini penting dikemukakan untuk mengetahui proses pembentukan budaya atau kebudayaan dalam kehidupan manusia. Ada 3 (tiga) bahasan dalam bab ini yaitu : istilah dan wujud kebudayaan, antropologi budaya dan hubungan antropologi dengan lingkungan budaya. Baca lebih lanjut

Makna & Kepentingan Suatu Konservasi Arsitektur

Proses perkembangan kota di Indonesia ditengarai menjadi salah satu penyebab hilangnya jati diri khasanah arsitektur kota atau tradisional. Pembangunan seringkali tidak menyisakan tempat untuk bangunan tua atau bersejarah, yang sebenarnya memiliki peran penting dalam pembentukan jati diri suatu tempat. Baca lebih lanjut

Makna dan Pengertian Konservasi

Penyelamatan suatu obyek konservasi adalah bentuk apreasiasi pada perjalanan sejarah bangsa, pendidikan dan pembangunan wawasan intelektual bangsa antar generasi. Konservasi suatu bangunan kolonial tidak diartikan suatu cara mengenang kolonialisme dan ketidakberdayaan bangsa tetapi menjadi ” tantangan ” untuk mempertahankan kemerdekaan yang sudah diraih dengan mengisi karya yang lebih baik. Pelestarian suatu arsitektur kolonial adalah mengingatkan kegetiran serta meningkatkan harga diri bangsa untuk tetap merdeka. Keberadaan bangunan bersejarah memiliki signifikasi pembentukan kolektif memori serta membangun kesinambungan sejarah yang merupakan dasar terbentuknya makna sebuah lingkungan. Dengan demikian sangat keliru bilamana suatu program pelestarian hanya ditujukan untuk tujuan estetika atau romantisme masa lalu belaka. Baca lebih lanjut